Saturday, 03 October 2026
Hot

Luky Alfirman Kembali Ngantor di Kemenkeu Usai Dilantik Prabowo

Wakil Menteri Keuangan Luky Alfirman kembali berkantor di Kemenkeu setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Wakil Menteri Keuangan Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman tiba di kantor Kementerian Keuangan pada Kamis sore, Kamis (01/10/2026).

Kedatangan keduanya terjadi usai pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat. Sejumlah pejabat tinggi menyambut kehadiran mereka, termasuk Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Luky menyatakan rasa syukurnya karena dapat kembali bertugas di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia sempat menduduki posisi Direktur Jenderal Anggaran sebelum diberhentikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Article ad in the middle of article

“Senang sekali saya bisa kembali berada di sini. Saya tiada hentinya mengucap syukur Alhamdulillah atas kehendak-Nya saya bisa kembali lagi ke sini. Kalau ditanya, rasanya campur aduk. Excited, tapi juga ada kagetnya. Berat yang pasti ya Pak Menteri,” ujar Luky Alfirman.

Ia mengibaratkan masa lalunya seperti hibernasi setelah sempat didepada oleh Purbaya pada April 2026. Kini, ia fokus menghadapi tantangan kuartal IV bersama jajaran kementerian.

“Kemarin saya ada masa hibernasi, jadi saya butuh waktu, butuh support bapak ibu sekalian, untuk bisa catch up, untuk bisa update, untuk bisa kita mengejar apa perkembangan terkini. Saya tadi juga ditanya, jadi program Bapak apa sebagai Wakil Menteri Keuangan? Saya bilang, nggak ada. Wakil Menteri Keuangan itu adalah kami pembantu presiden, pembantu Menteri Keuangan,” ujar Luky Alfirman.

Luky menyoroti tiga fokus utama dalam masa tugasnya, yakni menuntaskan APBN 2026, mempersiapkan APBN 2027, serta melakukan konsolidasi internal. Menurutnya, waktu menuju akhir tahun menyisakan tantangan besar.

“Nggak kerasa datang 1 Oktober, tinggal 3 bulan lagi. Ini etape terakhir di kuartal IV, kita tahu banyak sekali tantangannya,” tutur Luky Alfirman.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Nurkholisoh Ibnu Aman membawa pengalaman panjang dari Bank Indonesia. Ia menyebut tantangan organisasi di kementerian jauh lebih besar dari segi jumlah pegawai.

“Selama 20 tahun saya berkarier di Bank Indonesia, Bank Sentral Republik Indonesia. Jadi ini antara baru dan nggak baru. Saya sudah sering bolak-balik ke lingkungan ini, bolak-balik ke gedung ini,” ujar Nurkholisoh Ibnu Aman.

“Apalagi saya dengar ini jumlah pegawai total puluhan ribu ya, 80 ribu, jauh sekali dibandingkan Bank Indonesia yang cuma sekitar 6.000-7.000. Jadi luar biasa tantangan ke depan, saya belum bisa bicara banyak tentang subyeknya itu sendiri, tapi saya ingin bisa bermanfaat bagi efektivitas organisasi,” tutup Nurkholisoh Ibnu Aman.

Sumber:
  • https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8688208/luky-alfirman-ngantor-lagi-usai-didepak-purbaya-kemarin-saya-hibernasi
Article ad after last paragraph